Cara Mengatur Keuangan Anak Kost agar Tidak Boros
Cara Mengatur Keuangan Anak Kost

7 Cara Mengatur Keuangan Anak Kost agar Tidak Boros

22 views

Jadi anak kos di kota rantau memang tak pernah terasa mudah, apalagi kalau sudah menyangkut masalah uang. Dibutuhkan strategi yang pas supaya uang yang dimiliki selalu cukup memenuhi kebutuhan. Kali ini akan dibahas 7 cara mengatur keuangan anak kost supaya tidak boros.

1. Catat Semua Pemasukan

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mencatat pemasukan yang dimiliki. Kalau tidak ada pemasukan maka tidak ada yang harus diatur. Catat berapa jumlah uang yang didapatkan dan darimana saja uang tersebut berasal. Misal, uang pemberian orang tua, uang hasil kerja part time, dan uang beasiswa. Jumlahkan semua uang yang dimiliki dan bisa digunakan untuk bertahan hidup selama sebulan.

2. Buat Daftar Pengeluaran Bulanan

Setelah mencatat pemasukan, catat pula pengeluaran yang akan dilakukan dalam waktu sebulan. Jangan hanya mengingatnya dalam pikiran tapi buat catatan tertulis. Tuliskan kemana saja uang yang dimiliki akan dipakai. Misalnya, kebutuhan belanja bulanan, biaya sewa kamar, uang makan, hingga kebutuhan liburan. Catat secara lengkap beserta perkiraan besar uang yang harus dikeluarkan.

3. Hitung Jatah Uang Harian

Buatlah plot pengeluaran harian untuk mempermudah mengendalikan pengeluaran. Besarnya jatah harian bisa ditentukan berdasarkan jumlah pemasukan. Supaya lebih mudah mematuhi jatah uang harian ini, cobalah menyediakan uang tunai dan memasukkannya ke dalam amplop-amplop. Setiap amplop adalah jatah harian dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin kecuali ada kebutuhan mendesak.

4. Buat Daftar Belanja

Khusus untuk belanja bulanan, buatlah daftar terlebih dahulu. Salah satu cara mengatur keuangan anak kos yakni dengan mencatat daftar barang belanjaan. Sebelum belanja bulanan, tulis apa saja yang harus dibeli.

Cara ini efektif membantu membatasi pengeluaran belanja. Jika sudah ada daftar pastinya maka jangan beli barang-barang yang tidak tertulis di dalam catatan. Selain itu, berhati-hatilah saat belanja dan usahakan pilih produk yang harganya ekonomis.

5. Susun Prioritas

Atur keuangan dengan menyusun skala prioritas. Tuliskan apa saja kebutuhan yang harus dipenuhi sesuai urutan kepentingan. Penuhi kebutuhan dari yang paling penting dulu. Jangan mudah mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak penting.

Jika jatah uang bulanan sisa atau ada kelebihan pemasukan baru keluarkan uang untuk hal-hal di luar kebutuhan yang utama. Intinya penuhi dulu kebutuhan utama baru bisa mengeluarkan uang untuk kepentingan yang sifatnya tersier.

6. Tabung Sisa Uang Bulanan

Berapapun besar uang yang dimiliki, usahakan untuk tetap menabung. Biasakan untuk meluangkan uang bulanan untuk disimpan sebagai tabungan. Tak perlu dalam jumlah yang banyak, menabung dalam bentuk uang receh juga tetap bisa bermanfaat. Kuncinya adalah konsistensi dan kemauan untuk terus menabung secara rutin. Cara menabung juga bisa beragam, lewat celengan, menyimpan di bank, atau bisa juga mencoba investasi modal ringan seperti reksadana.

7. Sisihkan Dana Darurat

Dana darurat sebaiknya dibedakan dari tabungan. Buat jatah khusus untuk keperluan yang sifatnya mendesak. Misalnya kebutuhan akses fasilitas kesehatan, pengeluaran saat motor mogok, dan lain sebagainya. Masukkan dana darurat ini ke jatah bulanan dan jika tidak terpakai bisa dimasukkan ke tabungan.

Itulah 7 cara mengatur keuangan anak kost supaya selalu hemat dan bisa hidup tenang. Jangan lupa, anak kost juga wajib belanja minimalis dengan memanfaatkan aneka diskon. Hindari beli barang-barang yang tidak dibutuhkan dan tetap sadar diri untuk hidup berhemat. Jika pengeluaran bisa diminimalkan maka akan sangat menguntungkan karena bisa dimasukkan ke tabungan.

Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Kendaraan di Jaman Now