Exchange Crypto di Indonesia

Bedah 5 Exchange Crypto di Indonesia | Tempat Jual-Beli Bitcoin

71 views

5 Exchange Crypto di Indonesia

Hai semua, ketemu lagi sama aku Ares, selamat datang di Arespedia.com belakangan ini dunia crypto currency, lagi heboh banget khususnya buat mereka yang biasa trading kripto ataupun yang punya aset krypto, kayak bitcoin dan ethereum dalam jangka panjang.

Nah, kamu udah cek belum berapa sih harga bitcoin sekarang? di tahun 2017, rekor tertingginya itu adalah 260 juta rupiah. hari ini nih, di tgl 17 Februari 2021, bitcoin sudah nyentuh harga 716 juta rupiah! Oh ya, sebelumnya kami juga udah pernah bahas tentang sejarah bitcoin dari awal diciptain sampai harganya ratusan juta rupiah.

Nah, biasanya kalo harga bitcoin udah naik kayak gini banyak orang-orang yang nanya “harganya masih bakalan naik lagi gak nih?” “terus, kalo mau jual-beli bitcoin yang aman dimana ya?” “kalo mau trading kripto, emangnya paling bagus di platform apa sih?” Nah, pada artikel kali ini aku mau bahas tentang 3 poin tersebut secara mendalam Seperti biasa, semua pembahasannya bakal aku kupas berdasarkan data dan referensi yang objektif.

Oke deh kita mulai pembahasannya dari poin yang pertama Kira kira, harga bitcoin masih bisa naik lagi ga nihh? oke buat jawab pertanyaan ini, tentunya aku gak bisa jawab secara pasti soalnya pada dasarnya kan kita gak bisa tau gitu, apa yang bakal terjadi masa depan. Tapi setidaknya kita bisa coba memprediksi masa depan berdasarkan data dan pola-pola yang udah terjadi di masa lalu, Kalau kita bicara dari sisi teknikal dan price action doang nih kita bisa coba melihat pola secara historis dimana ketika bitcoin nyentuh harga tertinggi sebelumnya, biasanya setelah itu pergerakan harganya bakalan naik secara agresif.

Salah satu contohnya itu terjadi di bulan Februari 2021 dimana harga bitcoin untuk pertama kalinya nyentuh rekor tertinggi. Setelah harga terbaru berhasil nembus rekor tertinggi. sebelumnya harganya bitcoin nanjak sangat agresif sampe berbulan-bulan kemudian, Hal yang serupa juga terjadi di bulan November tahun 2013 pas harga bitcoin nembus rekor tertinggi sebelumnya, yaitu di bulan April 2013 harganya tuh cenderung naik secara agresif Terus di bulan Januari 2013 juga terjadi pola yang sama. Pas harga bitcoin kembali menembus rekor tertinggi sebelumnya di Agustus tahun 2012, lagi-lagi harga bitcoin naik dengan signifikan. Dengan ngeliat data ini apakah harga bitcoin bakalan naik secara signifikan? kalau ngeliat dari sisi historis emang ada potensi ke arah sana.

Tapi kamu perlu hati-hati juga gitu, karena bisa jadi harganya bakalan koreksi dulu seperti yang pernah terjadi di bulan Januari sampe Februari 2017 Terlepas dari potensi kenaikan atau penurunan harga bitcoin di masa depan.

Mungkin ada diantara kamu yang penasaran di platform apa sih, kita bisa ngelakuin transaksi jual-beli atau trading crypto currency kayak bitcoin, ethereum, litecoin, dan lain lain?

Oke, pada dasarnya kita bisa ngelakuin trading dan jual-beli kripto melalui media exchange. Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa exchange yang menawarkan fitur jual-beli aset kripto dengan pairing mata uang Rupiah. Oh ya, bagi kamu yang mungkin belum tahu di Indonesia itu aktivitas jual-beli aset kripto seperti bitcoin, ethereum, dll legal dan gak dilarang dimana regulasi perdagangan crypto currency ada di bawah naungan Bappebti yang ngatur Perdagangan Berjangka Komoditi.

Sekarang mungkin kamu mulai mikir exchange mana nih yang kira-kira paling oke buat jual beli kripto kayak bitcoin? Sebetulnya sampai saat ini udah ada 13 exchange yang terdaftar resmi di Bappebti. di luar 13 itu sebetulnya ada banyak sekali exchange kripto lain, tapi kalo aku pribadi lebih nyaman kalo nyebut exchange yang terdaftar resmi Setidaknya exchange ini udah diawasi dan teregulasi di Indonesia.

Nah dari 13 exchange tersebut tentunya semuanya punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

5 exchange yang cukup populer di Indonesia

Ada yang fee transaksinya murah. ada yang fitur tradingnya tuh lengkap, ada yang fokus di user interface yang nyaman ada juga yang fokus buat bikin sistem keamanan yang canggih Semua kelebihan itu pada akhirnya balik lagi gitu ke selera dan pilihan kamu, Tapi supaya kamu lebih gampang nilai mana sih yang cocok buat kamu aku mau coba ulas 5 exchange yang cukup populer di Indonesia ada Indodax, Tokocrypto, Pintu, Luno, dan Rekeningku.

Nah buat ngebandingin 5 exchange itu aku bikin beberapa aspek yang menurut aku penting, buat user exchange, khususnya para trader.

Cara Memulai Bisnis Dari Nol

  1. Sisi biaya yang dibebankan ke user, mulai dari biaya transaksi, biaya deposit, sampe biaya withdraw.
  2. Sisi kelengkapan aset kripto yang diperdagangin di masing-masing exchange.
  3. Dari sisi fitur tradingnya
  4. Spread harga beli dan harga jual.
  5. Aspek teknologi keamanan yang diimplementasiin.

Oke kita mulai dari poin yang pertama yuk…

  • Biaya layanan yang dibebanin ke para user.

Dari semua bentuk biaya di exchange biasanya para user paling concern soal biaya penarikan dan biaya transaksi, kamu bisa lihat perbandingan dari ke-5 exchange di Indonesia. Buat biaya penarikan, ada yang flat dan ada yang yang bentuknya persentase.

Secara ekonomis, tentunya bakal lebih menguntungkan bagi user untuk memilih yang biayanya flat saja seperti TokoCrypto, Pintu, dan Luno.

Kenapa gitu ? Coba aja deh kamu bayangin misalnya kamu mau narik uang dalam jumlah banyak katakanlah kamu mau nyairin penjualan 1 bitcoin senilai 300 jutaan.

Nah, kalau biaya penarikannya 0.5% berarti uang kamu bakalan terpotong 1,5juta, cuma buat narik uang dari exchangenya. Untuk biaya transaksi sebagai market taker, kamu bisa lihat datanya. Disini, exchange yang narik biaya tertinggi itu adalah Indodax, sementara Pintu gak ada biaya transaksi, sisanya itu berkisar di angka yang wajar yaitu 0,1%.

Buat kamu yang belum ngerti biaya market taker itu adalah biaya yang harus kita bayar ketika kita bertransaksi dengan ikut antrian harga yang udah ada. misalnya nih, kamu mau beli bitcoin seharga 10 juta. kalau di Indodax biayanya itu adalah 0,3% atau setara 30 ribu rupiah. Sementara kalau kamu transaksi di Tokocrypto biayanya itu cuma 0,1% atau 10 ribu rupiah.

  • Sekarang kita lanjut poin yang kedua, yaitu dari sisi kelengkapan aset kripto yang diperdagangin kamu bisa lihat di sini perbandingannya. Di sini kamu bisa lihat, kalau Indodax itu nyediakan coin/token yang paling banyak sampai 110 jenis coin dan token. Sementara Pintu dan Luno kelengkapan koinnya paling sedikit.

Kamu juga harus tau juga nih, kalau ada banyak banget coin maupun token token kripto selain bitcoin dan ethereum ada ribuan koin maupun token yang bisa kamu perdagangkan.

Tapi kamu perlu hati-hati juga, karena koin-koin yang belum terlalu populer itu, seringkali pergerakan harganya sangat agresif.

  • Kita lanjut ke poin ketiga, yaitu fitur trading yang bisa dimanfaatin sama para trader.

Kalau bicara soal fitur, memang masing-masing exchange ini punya keunikan sendiri-sendiri. Tapi dari semua fitur, aku coba pilih 3 fitur yang menurut aku penting banget buat para trader:

  1. Adanya chart harga yang bisa dipake buat analisis teknikal
  2. Fitur cutloss atau pembatasan limit kerugian supaya kita bisa membatasi kerugian kita di harga tertentu fitur ini menurut aku krusial banget khususnya buat para trader mengingat aset kripto ini emang punya volatilitas harga yang tinggi dan agresif.
  3. Fitur shortselling supaya kita itu bisa dapetin keuntungan, walaupun harga aset kripto lagi mengalami penurunan atau masuk ke fase bearish.

Nah dari ketiga kategori tersebut aku bisa bilang gitu, kalau TokoCrypto satu-satunya yang menuhi ketiga fitur penting tersebut.

Sementara, “Pintu” emang tidak memiliki fitur trading dan hanya terbatas pada fungsi jual-beli saja.

Selanjutnya kita bakalan bahas dari sisi spread harga beli dan jual. Maksudnya gimana tuh? Jadi gini, seorang trader yang ngambil keputusan transaksi yang cepat, khususnya dengan timeframe yang pendek, bakalan sangat tertolong sama selisih harga jual beli yang gak terlalu jomplang.

Tempat Jual-Beli Bitcoin

Tujuannya supaya keuntungan di setiap transaksi bisa direalisasiin dengan optimal Umumnya ketika kita membeli sebuah komoditas, ada spread atau selisih harga antara harga beli dan harga jual semakin besar selisihnya, bakalan semakin sempit ruang gerak para trader sementara semakin kecil selisihnya, maka bakalan semakin luas gitu ruang gerak para trader dalam membuat keputusan.

Prinsipnya sama saja kayak kita beli emas selalu ada spread harga antara harga jual dan harga beli kan? begitu juga dengan kripto. Nah, untuk bisa ngeliat spread harga, aku mencoba melakukan monitoring sederhana pada harga bitcoin di 5 exchange ini di tanggal 16 Februari 2021 jam 14.45 WIB, hasilnya seperti ini. Kamu bisa lihat kalo TokoCrypto punya spread harga yang kecil banget, hanya 1 rupiah saja Sementara Pintu itu punya spread harga yang lebar banget antara harga beli dan harga jualnya.

Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

Mungkin buat kamu yang belum berpengalaman trading, spread harga dan likuiditas ini bakalan jadi hal yang sepele, Tapi bagi trader yang serius selisih spread harga beli ini bisa menjadi game changer dalam setiap keputusan trading.

Aspek yang terakhir itu adalah faktor keamanan. Nah, ini adalah salah satu faktor penting yang paling sering diremehin. dalam dunia kripto cyber-security adalah hal yang sangat krusial. soalnya, transfer aset kripto itu anonim, jadi trader kripto seringkali jadi sasaran empuk para hacker.

Makanya, sangatlah penting buat buat trader ataupun yang mau bertransaksi aset kripto buat merhatiin sisi keamanan dari exchangenya.

Sejauh ini emang sudah banyak exchange yang menjalani standard keamanan, seperti 2FA dengan google authenticator dan konfirmasi lewat email atau sms. Tapi kalau kamu mau melihat lebih detil lagi tentang keamanan exchange, kamu tuh bisa gitu melihat referensi dari website yang mendokumentasikan test keamanan dari exchange di seluruh dunia.

Misalnya kamu bisa liat dari coin gecko atau cer live. Sayangnya nih, memang belum semua exchange yang kita bahas punya catatan keamanan yang terdokumentasi. Beberapa yang bisa kita lihat disini, misalnya Indodax yang punya skor 8 di coingecko, dan skor 7,19 di cybersecurity. ada juga Luno yang punya rating 7 di coingecko dan skor 3,95 di Cybersecurity.

Yang sebenernya cukup menarik itu adalah TokoCrypto karena sejak mereka itu dapetin pendanaan dari Binance, exchange kripto terbesar di dunia. TokoCrypto ini mendapatkan support buat pake teknologi Binance Cloud yang sudah teruji sebagai salah satu exchange dengan rating cybersecurity yang sangat tinggi, yaitu 9,35 dan telah melalui berbagai test keamanan berlapis seperti: penetration testing, proof of fund, dan juga bug bounty.

Okey, kira-kira itu ulasan dari aku tentang kelebihan dan kekurangan dari exchange kripto di Indonesia Semoga info yang aku share kali ini bisa jadi referensi buat kamu dalam nentuin exchange yang cocok buat kamu.

Terus terang aja, kalau berdasarkan aspek-aspek yang aku anggap penting TokoCrypto itu emang lumayan terlihat stand out dibanding yang lainnya.

Baik dari sisi biaya yang murah, fitur tradingnya esensial buat trader spread harga yang sangat rendah bahkan nyaris gak ada , dan juga teknologi keamanan yang disupport oleh binance sebagai exchange kripto terbesar di dunia saat ini. Walaupun begitu, bukan berarti TokoCrypto gak punya kelemahan sama sekali ya

Dari penelusuranku, proses registrasinya sedikit lebih panjang dan komprehensif dibandingin exchange yang lain. Terus jumlah pairing aset krypto nya juga belum selengkap indodax dan rekeningku. oh ya, buat kamu yang suka ngincer komisi member get member dari exchange beberapa exchange ini juga menawarkan komisi referal.

Silakan kalo kamu mau pake ngomu sendiri gak ada kode referal jadi kamu bisa manfaatin kode referal dari exchange pilihan kamu

Oke deh, segitu aja yang mau aku share di post kali ini, Semoga bermanfaat dan bisa jadi referensi buat kamu semua Sampai ketemu lagi di artikel post selanjutnya. terima kasih!

Read More: Cerita Awal Sejarah BITCOIN Sampai Menjadi Ratusan Juta