Cara Menghadapi Rasa Takut Selama Proses Wawancara Kerja

Cara Menghadapi Rasa Takut Selama Proses Wawancara Kerja

36 views

Salah satu faktor obyektif yang berdampak langsung pada tingkat keberhasilan wawancara mencakup psikologi para kandidat. Seringkali, ketika kita memasuki sebuah wawancara, kita sering mengalami ketakutan dan kecemasan. Psikologis umum ini sangat mempengaruhi hasil wawancara. Lantas bagaimana cara menghadapi rasa takut dalam proses wawancara kerja? untuk membantu Anda mendapatkan keterampilan wawancara kerja yang terbaik.

Hal penting bagi para kandidat sebelum wawancara kerja adalah merasa nyaman dengan pikiran Anda sendiri. Semakin nyaman psikologi, semakin tinggi tingkat keberhasilannya. Berikut ini beberapa kiat untuk mengatasi rasa takut selama proses wawancara kerja.

Cara Menghadapi Rasa Takut Selama Proses Wawancara Kerja

Cara Menghadapi Rasa Takut Selama Proses Wawancara Kerja

Untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah, keterampilan wawancara kerja memainkan peran yang sangat penting, berikut ini tips untuk Anda :

1. Perencanaan dan persiapan

Mempersiapkan rencana sebelum wawancara sangatlah penting. Dengan mempersiapkan terlebih dahulu rencana apa yang akan dipakai untuk wawancara kerja, cari tahu lokasi perusahaan, sarana transportasi agar tidak terlambat, coba bayangkan dalam pikiran Andatentang jawaban wawancara dan bersiaplah dengan baik sebelum wawancara untuk merasa lebih percaya diri. Dengan begitu Anda akan yakin dan akan fokus, tidak lagi pasif, tidak takut dan cemas dalam cara menjawab pertanyaan wawancara kerja.

2. Latihan pernafasan

Berusaha melatih pernafasan, dengan menarik napas panjang akan membantu Anda rileks dan merasa lebih nyaman dan rileks, tidak lagi merasa cemas, stres, dan gugup. Jika Anda mulai merasa gugup, berhentilah sejenak, bernapas dengan lembut dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh pewawancara. Dengan cara ini, Anda dapat berkomunikasi dengan pewawancara dengan lebih baik dan hasil wawancara juga akan lebih baik.

3. Cobalah untuk menenangkan pikiran Anda

Selama wawancara, cobalah untuk menenangkan pikiran, jangan terlalu memikirkan kandidat lain yang memiliki pengalaman lebih dari Anda atau lebih baik dari Anda. Pengusaha mencari orang yang paling cocok, bukan yang terbaik. Sebagai sebuah wawancara, ini adalah kesempatan bagi Anda untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman Anda dengan lebih baik, Anda tidak harus membebani Anda apakah direkrut atau tidak karena itu akan menciptakan tekanan dan ketegangan. Ketakutan dan kegelisahan dalam wawancara tidak akan terhindarkan, namun, itu akan menjadi kesempatan untuk membantu Anda mengatasi tantangan untuk berhasil, selalu tahu bahwa orang muda tidak takut gagal, selalu berusaha dan bekerja keras untuk mendapatkan peluang terbaik untuk diri sendiri.

Bayangkan wawancara itu seperti percakapan antara teman atau keluarga untuk mengurangi perasaan tertekan dan stres, sehingga Anda bisa menjawab pertanyaan wawancara dengan cara terbaik.

4. Nyatakan sikap percaya diri

Anda Ketika Anda memasuki sebuah wawancara, tunjukkan kepercayaan diri Anda, jawab pertanyaan dengan jujur, apa yang Anda ketahui. Seseorang tidak ada yang sempurna sehingga tidak ada kelemahan bagi diri Anda, jadi jangan lupa untuk menyebutkan kelemahan Anda. Pengusaha akan menghargai kandidat dengan sikap yang lebih jujur, bukan kandidat yang besar hati yang hanya berbicara banyak tetapi tidak bekerja.

Yang paling penting adalah menjaga posisi Anda karena pewawancara dapat mencoba kandidat di posisi lain yang tidak terkait dengan profesi mereka. Jika Anda tenang dan rileks saat menjawab pertanyaan, pewawancara mungkin menyiratkan bahwa Anda tegas dan cepat dalam pekerjaan.

Baca juga : 4 Kesalahan Umum Saat Wawancara Kerja yang Harus Dihindari

Itulah tadi tips untuk mengatasi rasa takut selama proses wawancara kerca. Ingatlah untuk tidak terlalu takut dan cemas dalam masalah wawancara kerja, karena ini adalah kesempatan untuk mengembangkan pengalaman wawancara untuk diri Anda sendiri.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *