Cara Menghemat Uang Jajan yang Menyenangkan Tanpa Merasa Tersiksa
Cara Menghemat Uang Jajan yang Menyenangkan

5 Cara Menghemat Uang Jajan yang Menyenangkan Tanpa Merasa Tersiksa

0 views

5 Cara Menghemat Uang Jajan

Sedari kecil biasanya anak-anak akan diajarkan oleh orang tuanya untuk menghemat uang jajan mereka agar sisanya bisa ditabung. Meskipun sudah diajarkan seperti itu, nyatanya ketika sudah dewasa beberapa orang menganggap bahwa berhemat itu merupakan hal yang sulit dilakukan dengan banyaknya godaan. Nah, berikut ini merupakan cara menghemat uang jajan agar terasa menyenangkan :

1. Membawa Bekal

Cara menghemat uang jajan yang pertama ialah dengan membawa bekal dari rumah. Kenapa harus membawa bekal? Hal ini dilakukan agar mengurangi pengeluaran akibat membeli makanan diluar rumah. Membawa bekal juga dapat menjaga kesehatan dari asupan gizi yang kurang baik apabila makan di luar yang kurang diketahui kebersihannya.

Jangan malu untuk membawa bekal karena dengan membawa bekal makanan dari rumah dapat membawa banyak manfaat. Salah satunya telah disebutkan tadi yaitu menjaga kesehatan, lalu makanan yang dibawa bisa lebih bervariasi sesuai keinginan, dan juga lebih praktis. Tentunya akan mengurangi pengeluaran untuk biaya makan diluar.

2. Merencanakan Pengeluaran

Pengeluaran yang terencana dapat membantu dalam menghemat uang jajan yang dimiliki. Bisa dimulai dengan cara memisahkan mana uang untuk kebutuhan primer seperti makan, dan transportasi. Setelah itu baru pisahkan dengan kebutuhan sekunder atau juga bisa langsung di tabung. Cara tersebut akan efektif jika dilakukan dengan disiplin tanpa mengganggu apa yang sudah direncanakan sebelumnya.

3. Membatasi Uang Tunai

Selanjutnya, cara menghemat uang jajan yang ketiga adalah dengan membatasi uang yang dibawa ketika bepergian. Cara ini memungkinkan pemilik uang akan berpikir dua kali dalam membelanjakan uangnya karena uang yang ia bawa terbatas. Karena jika saat keluar membawa uang yang berlebihan, sang pemilik uang biasanya cenderung lebih boros dalam mempergunakan uang miliknya karena merasa uangnya masih ada.

4. Berhenti Membeli yang Tidak Perlu

Kebutuhan setiap orang itu berbeda-beda, namun pada dasarnya kebutuhan itu bisa dibagi 3 jenis yaitu kebutuhan primer, sekunder dan juga tersier. Hal ini sudah diajarkan sejak masih berada di bangku sekolah tentunya, namun masih saja banyak yang lebih mementingkan kebutuhan sekunder yang bahkan sebenarnya tidak dibutuhkan.

Hal semacam ini banyak disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah mengikuti tren. Seperti tergiur dengan baju model terbaru, sepatu, dan yang sedang marak saat ini dimana banyaknya brand smartphone mengeluarkan produk terbaru mereka. Membuat banyaknya godaan untuk berbelanja semakin meningkat dimana-mana. Oleh karena itu, sebaiknya jangan mudah tergiur membeli yang tidak perlu.

5. Mengabaikan Promo yang Tidak Penting

Meskipun promo nampak sangat menarik dengan potongan harga yang ditawarkan. Promo biasanya dilakukan untuk mengurangi stok di gudang akibat produk yang kurang laku atau sudah terlalu lama berada di gudang. Namun, tetap saja sebenarnya itu hanya akan mengelabui orang-orang agar membelinya. Padahal belum tentu barang promo yang dibeli tersebut dibutuhkan, sehingga hanya akan menambah pengeluaran saja.

Sebagai orang yang bijak dalam menghemat uang jajan, ada baiknya memanfaatkan promo hanya untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan saja. Jangan sampai, misalnya tergiur dengan promo baju beli 2 gratis 1, padahal sehari sebelumnya telah membeli dua potong baju. Hal-hal seperti itulah yang sebaiknya dihindari agar tetap dapat menghemat uang jajan.

Nah, itulah 5 cara menghemat uang jajan yang tidak akan terasa menyiksa. Cara diatas bisa diterapkan secara bertahap agar pengeluaran bisa ditekan dan lebih hemat.  Uang jajan yang tersisa, nantinya bisa disimpan atau ditabung untuk membeli sesuatu ataupun berjaga jika ada keperluan mendesak dimasa yang akan datang.

 

Baca Juga: 5 Cara Menghemat Uang Gaji Agar Tetap Bisa Menabung