Produk Asuransi yang Cocok untuk Anda

Menjadi seorang Freelancer? Inilah Produk Asuransi yang Cocok untuk Anda!

4 views

Inilah Produk Asuransi yang Cocok untuk Anda!

Seorang karyawan yang bekerja di perusahaan swasta tentunya tidak pusing lagi dengan masalah asuransi kesehatan untuk dirinya sendiri. Karena umumnya setiap perusahaan menanggung sekaligus mengurusnya sebagai manfaat yang ditawarkan untuk para karyawannya, khususnya mereka yang sudah berstatus pekerja tetap.

Lalu, bagaimana dengan pekerja freelancer? Apakah seorang freelancer juga membutuhkan asuransi? Memiliki penghasilan yang tidak tepat itu bukan berarti Anda bukan pekerja profesional. Hal ini sangat wajar sekali bila Anda membeli produk asuransi kesehatan untuk proteksi diri seperti karyawan yang bekerja di perusahaan.

Cara Aman Lindungi ATM Anda

Produk Asuransi yang Cocok untuk Anda

Macam-Macam Jenis Asuransi untuk Freelancer

Ada 3 jenis asuransi yang cocok untuk seorang pekerja freelancer. Anda bisa memilih salah satunya atau bahkan ke-3nya sekaligus. Di bawah ini adalah sedikit penjelasan tentang macam-macam jenis asuransi yang cocok untuk seorang freelancer, antara lain:

  • #1 Asuransi Kesehatan

Penyakit itu bisa datang ke siapa saja tanpa mengenal waktu, usia, dan gender. Sebagai seorang freelancer yang bekerja dari rumah dan memiliki jam kerja fleksibel bukan berarti kondisi kesehatannya lebih baik daripada karyawan biasa. Deadline dan beban kerja yang banyak dan sering mendadak justru terkadang membuat mereka mempunyai pola hidup yang berantakan.

Berbeda sekali dengan pegawai kantor yang memiliki jam kerja dan makan teratur. Sedangkan seorang freelancer itu time table tidak dapat ditebak. Mereka bebas melakukan pekerjaan apapun dimana saja dan jam berapapun asalkan pekerjaannya selesai tepat waktu sesuai deadline.

Tentunya hal seperti ini dapat menimbulkan gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya telat makan dan begadang yang membuat sistem imun menurun, mudah sakit. Maka dari itu usahakan selalu mengatur jam kerja dengan baik dan beli polis asuransi kesehatan supaya saat mengalami sakit mendadak dan kondisi keuangan sedang buruk, ada asuransi kesehatan yang menanggung.

  • #2 Asuransi Jiwa

Tidak semua pekerja freelancer hanya bekerja dari rumah saja. Ada juga seorang pekerja freelancer yang mobilitasnya tinggi dan kerap berpindah-pindah tempat. Misalnya saja menjadi event organizer, ojek online, atau kurir. Itulah sebabnya asuransi jiwa sangat penting sekali untuk mereka yang bekerja dengan mobilitas tinggi.

Hal-hal buruk seperti kecelakaan bisa saja terjadi secara tidak terduga. Hal ini dapat menguras keuangan Anda bila tidak diimbangi dengan asuransi jiwa. Untuk itu seorang freelancer seharusnya memiliki asuransi jiwa bila mereka lebih sering bekerja di lapangan daripada di rumah.

  • #3 Asuransi Kendaraan

Selain harus memiliki asuransi jiwa, seorang freelancer yang bekerja secara berpindah-pindah tempat juga harus membeli produk asuransi kendaraan. Terlebih bila mereka sering bepergian jauh hingga keluar kota. Misalnya saja menjadi seorang fotografer sehingga Anda sering hunting foto untuk dijual kembali.

Belum lagi bila yang Anda kunjungi merupakan medan tempuh yang berbahaya dan sulit dijangkau oleh kendaraan pribadi. Maka kendaraan Anda butuh asuransi untuk menghindari dari hal-hal buruk seperti kerusakan dan kecelakaan di jalan.

Maka dari itu bila Anda sering menggunakan kendaraan dan berpindah-pindah tempat ketika bekerja, cobalah memikirkan untuk membeli produk asuransi kendaraan. Sehingga Anda tidak perlu memikirkan uang perbaikan saat terjadi hal buruk di jalan.

Tips Mengatur Keuangan saat Memiliki Asuransi

Mengingat pendapatan seorang freelancer tidak tetap, karena terkadang bisa sangat tinggi atau pas-pasan tergantung jumlah penawaran yang diterima. Maka dari itu terkadang mempunyai pengeluaran bulanan tetap seperti asuransi bisa menjadi sedikit masalah untuk mereka. Karena mereka tidak dapat mengukur penghasilannya setiap bulan.

Lindungi Diri Anda Dengan Asuransi Ini

Untuk itu supaya anggaran biaya bulanan asuransi tetap lancar, sebaiknya atur keuangan Anda dengan baik. Sehingga Anda tetap bisa membayar biaya premi bulanan meskipun hanya bekerja sebagai freelancer. Di bawah ini adalah tips mengatur keuangan bagi seorang freelancer yang memiliki asuransi, antara lain:

  • #1 Sisihkan Penghasilan untuk Dana Darurat

Tidak semua freelancer memiliki jumlah penawaran proyek yang sama setiap bulan. Terkadang mereka bisa ramai orderan atau bahkan sepi sama sekali. Itulah sebabnya menabung untuk biaya dana darurat sangat penting untuk mereka. Saat penghasilannya sedang ramai dan memiliki banyak uang, Anda harus menyisihkan uang tersebut.

Karena bisa saja akan ada sepi tawaran pada bulan berikutnya, sehingga Anda kesulitan menyisihkan uang untuk ditabung. Maka dari itu meskipun hal ini mungkin sulit, namun Anda harus membiasakan menyisihkan penghasilan secara rutin sebagai dana darurat. Dengan begitu saat terjadi hal buruk, Anda bisa mengantisipasinya sejak dini.

  • #2 Pintarlah Memilih Projek!

Bila pengalaman Anda sudah lebih dari cukup, maka berikan penawaran harga sesuai dengan jasa yang diberikan. Misalnya saja seperti gaji bulanan ketika bekerja di sebuah perusahaan setiap ada proyek yang ditawarkan. Khususnya bila proyek tersebut bersifat jangka panjang maka hal tersebut perlu dilakukan.

Namun bila hal ini dirasa cukup sulit, sebaiknya usahakan meminta tambahan harga. Sehingga penghasilan bulanan Anda tetap stabil meskipun di bulan berikutnya Anda tidak memiliki penawaran seramai bulan sebelumnya. Untuk itu pandai-pandailah memilih sebuah proyek untuk dikerjakan setiap waktu.

  • #3 Hidup Hemat

Karena penghasilan Anda tidak dapat diukur, usahakan untuk selalu hidup hemat. Seperti seorang pedagang, Anda tidak pernah tahu kapan waktunya penjualan Anda meningkat, ramai pembeli, dan kapan jualannya akan sepi pembeli. Maka dari itu bila penghasilan sedang banyak, jangan boros!

Namun gunakan hal tersebut untuk menabung lebih banyak. Hal seperti ini sangat penting sekali karena menabung merupakan salah satu kegiatan yang tidak boleh diabaikan dalam menjadi seorang freelancer ataupun pekerja tetap. Dengan terbiasa hidup hemat, Anda akan tahu bagaimana caranya mengelola keuangan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

  • #4 Dahulukan Kebutuhan Primer

Jangan pernah menjadi seorang yang konsumtif. Hal ini perlu dihindari bila Anda menjadi seorang freelancer. Usahakan menyisihkan uang untuk memenuhi kebutuhan primer lebih dulu sebelum digunakan untuk yang lainnya setiap kali mendapatkan bayaran. Misalnya saja untuk membayar biaya tagihan air, listrik, internet, asuransi, dan belanja bulanan.

Seorang freelancer terkadang lupa saat mendapatkan proyek besar sehingga mereka tidak menyisihkan uangnya untuk kebutuhan primer. Akibatnya saat kebutuhan tersebut harus terpenuhi, mereka menjadi bingung dengan apa yang harus dilakukannya. Karena uangnya sudah terlanjur habis.

Sebenarnya dari 3 produk asuransi yang disebutkan di atas, tidak semuanya harus dimiliki oleh seorang freelancer. Maka dari itu sebaiknya sesuaikan dengan pekerjaan Anda. Bila Anda bekerja dari rumah secara full time, maka produk asuransi kesehatan dan jiwa saja sudah lebih dari cukup.

Namun bila Anda sering bepergian, maka produk asuransi di atas perlu dimiliki ketiganya. Yang pasti sebelum membeli produk asuransinya, sebaiknya cek dulu informasi produknya secara lengkap. Baik dari polis hingga manfaatnya. Pilih produk asuransi sesuai budget supaya tidak membebani penghasilan Anda sebagai seorang freelancer.

Tips Memilih Perusahaan Yang Tepat

Gallery for Menjadi seorang Freelancer? Inilah Produk Asuransi yang Cocok untuk Anda!