Kesalahan umum ketika Anda berbicara tentang gaji saat wawancara kerja

Sulit untuk melihat dengan jelas apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan ketika menegosiasikan gaji saat wawancara kerja. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan banyak kandidat yang membuat mereka bahkan kehilangan pekerjaan impian mereka. Mari cari tahu apa yang harus dihindari ketika menegosiasikan gaji selama proses wawancara kerja.

Kesalahan umum ketika Anda berbicara tentang gaji saat wawancara kerja

Kesalahan umum ketika Anda berbicara tentang gaji saat wawancara kerja

Menerapkan gaji perusahaan lain

Dianjurkan untuk merujuk pada gaji dengan posisi yang sama di perusahaan lain, tetapi Anda harus mempertimbangkan faktor-faktor ukuran perusahaan, kemampuan untuk berkembang untuk meminta gaji yang sesuai. Jangan menerapkan gaji di perusahaan ini ke perusahaan lain.

Bahkan, setiap perusahaan memiliki anggaran tertentu untuk setiap posisi dan memiliki batas gaji, serta tunjangan kesejahteraannya sendiri.

Gelar tinggi akan mendapat gaji tinggi

Saat ini, tingkat pendidikan meningkat, sehingga memiliki gelar tidak terlalu sulit. Bahkan mereka yang memiliki banyak pengalaman lebih dihargai daripada mereka yang hanya memiliki gelar sarjana.

Fakta bahwa Anda memiliki latar belakang akademis hanya membuktikan bahwa Anda dapat memperoleh pengetahuan dan memiliki pengetahuan tertentu, tidak yakin bahwa Anda akan berhasil dengan baik dalam pekerjaan yang Anda lamar. Karena itu, Anda harus bernegosiasi dengan bijak untuk mendapatkan gaji terbaik untuk Anda.

Memulai negosiasi terlalu cepat

Waktu untuk bernegosiasi sangat penting di sini. Waktu yang tepat untuk bernegosiasi adalah ketika Anda menerima tawaran pekerjaan formal.

Dalam buku “Next-Day Job Interview”, Michael Farr dan Dick Gaither merekomendasikan agar para kandidat tidak meremehkan pentingnya waktu negosiasi gaji dalam proses pencarian pekerjaan. Kesalahan paling umum bagi kandidat adalah menyebutkan gaji terlalu dini dan mengidentifikasi angka tertentu. Jika Anda menyebutkan gaji terlebih dahulu, pewawancara akan merasa bahwa Anda hanya peduli dengan uang.

Jangan ragu untuk meminta waktu untuk mempertimbangkan proposal atau mempertimbangkan faktor-faktor lain dalam proses negosiasi gaji.

Hanya negosiasikan gaji

Kesalahan terbesar yang dilakukan kandidat adalah mereka menganggap gaji yang menarik adalah prasyarat untuk bekerja. Namun, fakta bahwa atasan mungkin tidak membayar gaji yang Anda inginkan, tetapi ada banyak faktor lain yang perlu Anda pertimbangkan, seperti kebijakan bonus, sistem kesejahteraan, kondisi pengembangan karier yang jangka pendek dan panjang, kepuasan kerja, budaya perusahaan dan kemampuan untuk menyeimbangkan kehidupan atau keluarga. Karena itu, ketika bernegosiasi, jangan hanya fokus meminta kenaikan upah. Jangan biarkan uang menjadi prioritas terbesar Anda.

Anda perlu memahami ini, ada tiga atau empat komponen untuk setiap gaji: gaji pokok, bonus (jika ada), ekuitas jangka pendek dan jangka panjang. Dengan demikian, Anda dapat mencapai angka yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Percayalah bahwa gaji akan seperti yang Anda inginkan

Jangan naif ketika Anda berpikir Anda akan selalu mendapatkan apa yang Anda inginkan. Negosiasi bukanlah usulan kemenangan atau kegagalan, itu adalah kompromi dan Anda harus masuk ke dalam diskusi.

Namun, jangan pesimis dan ragu untuk menyampaikan pendapat Anda. Jika Anda tidak menerima gaji yang ditawarkan oleh atasan, Anda dapat dengan cekatan memberikan nomor yang Anda inginkan, dan membuktikan bahwa Anda layak mendapatkannya. Jangan menolak dengan jujur ​​tetapi mempertimbangkan untuk melebih-lebihkan kepentingan kedua belah pihak.

Baca juga : 7 Cara Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja Dengan Cerdas

Setuju langsung dari penawaran pertama

Ada banyak lulusan baru ketika melamar pekerjaan dan dengan cepat menyetujui gaji dari atasan. Anda harus tahu bahwa atasan akan menawarkan gaji yang jauh lebih rendah daripada yang mereka bayarkan untuk posisi yang Anda lamar, jadi berpikir dengan hati-hati akan membantu Anda menghindari kesalahan yang tidak menguntungkan. Tunjukkan kemampuan negosiasi Anda langsung dari langkah pertama ini untuk memberi kesan pada atasan. Gaji yang masuk akal dan menguntungkan bagi kedua belah pihak akan menjadi syarat yang diperlukan bagi Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

author
One Response
  1. 3 Hal Yang Ingin Didengar Pengusaha Dalam Wawancara Kerja ⋆ ARESPEDIA7 months ago

    […] Kesalahan umum ketika Anda berbicara tentang gaji saat wawancara kerja […]

    Reply

Leave a reply "Kesalahan umum ketika Anda berbicara tentang gaji saat wawancara kerja"