lapor pajak online

Cara Lapor Pajak Online SPT Tahunan Pribadi Sesuai Aturan Terbaru 2021

0 views

Cara lapor pajak online sangatlah mudah bagi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu luang karena kesibukan lainnya. Dengan lapor pajak secara online, masyarakat tidak perlu datang ke kantor pajak dan mengantre, karena bisa dilakukan di rumah. Untuk bisa melakukan lapor pajak secara online, maka ada beberapa dokumen persyaratan dokumen yang harus disiapkan untuk pengisian online, seperti NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak, nomor EFIN atau Electronic Filling Identification Number, alamat email DJP. untuk dapat melakukan lapor pajak online, ikutilah langkah-langkah di bawah ini.

Menyiapkan NPWP

lapor pajak online

NPWP adalah berkas wajib yang harus dimiliki karena NPWP adalah semacam tanda pengenal wajib pajak. Untuk membuatnya, bisa langsung mendatangi kantor pajak (KPP atau KP2KKP), mengirimkannya via pos, atau mendaftar secara online. Adapaun syarat-syarat yang harus dipenuhi:

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi

Syarat membuat NPWP bagi Orang Pribadi yang tidak mejalankan usaha/pekerjaan bebas:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi Warga Negara Indonesia
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas, Kartu Izin Tinggal Tetap bagi Warga Negara Asing.

Sedangkan syarat membuat NPWP bagi Orang Pribadi yang mejalankan usaha/pekerjaan bebas:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk bagi Warga Negara Indonesia/paspor, kemudian fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas/Tetap bagi Warga Negara Asing, fotokopi dokumen izin usaha oleh instansi/SK tempat kegiatan usaha bebas dari pemerintah daerah minimal kepala desa/lembar tagihan listrik/bukti pembayarannya, atau:
  • Fotokopi e-KTP bagi Warga Negara Indonesia dan surat pernyataan yang bertanda tangan di atas materai yang menyatakan bahwa yang bersangkutan menjalankan usaha/pekerjaan bebas dengan sebenar-benarnya.

Untuk wanita kawin sebenanya tidak perlu mendaftar NPWP karena sudah tergabung dengan suami, tetapi apabila pihak wanita menghendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan harta, permohonan harus melampirkan:

  • Fotokopi NPWP suami
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan harta, atau bisa juga surat pernyataan terpisah dari hak dan kewajiban pajak suami

Cara Membuat NPWP Online

  1. Kunjungi tautan https://ereg.pajak.go.id/daftar untuk mengakses halaman pendaftaran NPWP pada situs Dirjen Pajak.
  2. Klik daftar untuk mendapatkan akun, kemudian isilag data-data yang diminta seperti nama, alamat surel, kata sandi, dan sebagainya.
  3. Lakukan aktivasi akun dengan cara membuka pesan aktivasi yang telah dikirimkan di email yang dipakai untuk mendaftar akun, kemudian ikuti petunjuknya.
  4. Setelah melakukan aktivasi, isilah formulir pendaftaran melalui sistem e-Registration dengan alamat email dan password akun yang telah dibuat. setelah login akan muncul halaman registrasi data WP untuk memulai jalannya pembuatan NPWP. Isilah semua data pada formulir dengan teliti agar tehindar dari kesalahan, apanbila sudah benar, akan muncul SK terdaftar sementara.
  5. Kirim formulir pendaftaran ketika semua data formulir pendaftaran sudah diisi lengkap ke kantor pelayanan pajak terdaftar.
  6. Langkah selanjutnya adalah mencetak dokumen yang terlihat pada menu tampilan, yakni Form Registrasi Wajib Pajak dan SK terdaftar sementara.
  7. Bubuhkan tanda tangan formulir registrasi wajib pajak dan lengkapilah dokumen yang diminta, setelah itu gabungkan semua berkas menjadi satu.
  8. Kirimkan form registrasi wajib pajak, SK terdaftar sementara yang sudah ditandatangani, dan beberapa berkas lain ke kantor pajak (KPP) terdaftar. Dokumen harus terkirim paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik
  9. Apabila ingin lebih efisien, semua berkas dapat dipindai (scan) untuk kemudian diunggah dalam bentuk soft file pada aplikasi e-Registration.
  10. Pantau status dan tunggulah kiriman kartu NPWP. Cara mengeceknya adalah melalui email/di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-registration. dengan memiliki NPWP, salah satu syarat lapor pajak online sudah dimiliki

Mengurus/Membuat EFIN

lapor pajak online

EFIN merupakan nomor identitas pelaporan secara elektronik yang diperlukan untuk mendaftar akun DJP online/reset password DJP online. Adapun cara mengurus EFIN adalah sebagai berikut:

  1. Buka email, kemudian pilih compose/kirim email
  2. Di kolom kepada, isilah dengan alamat email kantor pajak tempat di mana NPWP terdaftar, untuk melihatnya, buka situs https://go.id/unit-kerja
  3. Pada kolom subjek isilah dengan PERMINTAAN NOMOR EFIN
  4. Tuliskan di bagian pesan/body dengan menyantumkan data nomor NPWP, nama lengkap, alamat, NIK, email, dan no HP.
  5. Tambahkan swafoto saat memegang KTP dan NPWP, lalu kirim
  6. Tunggu balasan kira-kira satu haru kerja, apabila belum menerima balasan, kirimlah kembali sama seperti semula.

Registrasi Akun DJP Online

DJP online adalah situs/aplikasi perpajakan yang disediakan oleh Ditjen Pajak agar WP dapat melapor SPT secara online, seperti halnya e-filling. Sehingga setelah memperoleh EFIN, Anda bisa mengaktivasinya secara langsung melalui DJP Online, dan membuat serta mengaktifkan akun DJP online. Waktu yang diberikan untuk melakukan aktivasi adalah 30 hari, jika aktivasi dilakukan melewati batas waktu yang diberikan makan no EFIN akan hangus.

Cara membuat akun DJP online:

  1. Kunjungi situs https://pajak.go.id
  2. Isilah data NPWP, EFIN, dan kode keamanan, lalu klik verifikasi
  3. Sistem akan mengirimkan identitas pengguna NPWP, kata sandi, dan tautan aktibvasi yang dikirimkan via email yang didaftarkan
  4. Buka tautan aktivasi EFIN untuk mengaktifkan akun DJP
  5. Apabila sudah aktif, login kembali dengan NPWP dan kata sandi yang baru saja diberikan

Meminta Bukti Potong

Ketika sudah memiliki NPWP, EFIN, akun DJP Online, tetapi masih belum mendapatkan bukti potong PPh21, Anda tidak akan bisa memakainya untuk lapor SPT tahunan. Bukti potong PPh 21 terdapat dua jenis, yaitu 1721 A1, dan 1721 A2.  Untuk 1721 A1 diperuntukkan bagi pegawai tetao swasta, penerima pensiunan berkala, tunjangan untuk hari tua berkala, jaminan hari tua berkala, sedangkan 1721 A2 diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI/POLRI, pejabat negara dan pensiunannya.

Lapor SPT Tahunan

lapor pajak online

Apabila semua dokumen dan akses sudah dimiliki, tahap berikutnya adalah melakukan Lapor SPT Tahunan menggunakan e-Filling. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya berikut ini:

  1. Kunjungi situs https://djponline.pajak.go.id
  2. Klik login dengan memasukkan NPWP, password, dan kode keamanan
  3. Apabila sudah berhasil masuk, pada bagian menu lapor, pilih lapor dan pilih e-filling
  4. Kemudian pilihlah antara SPT Tahunan 1770 S atau 1770 SS
  5. Selanjutnya pilih tahun pajak, dan pilih STATUS SPT
  6. Setelah itu, isilah setiap petak yang tersedia dengan bukti potong, lalu klik selajutnya
  7. Jawab beberapa pertanyaan yang diberikan
  8. Di halaman terakhir, pilih setuju apabila semua sudah dilaporkan
  9. Setelah tersimpan, pilih submit
  10. Bukti pelaporan mengenai nama WP, status SPT, tanggal penyampaian akan dikirimkan kepada wajib pajak melalui email

Setelah mengetahui cara-cara di atas, apakah Anda akan segera beralih menjadi online ketika akan melakukan lapor pajak? Sebagai warganegara Indonesia yang baik, taat membayar pajak tepat waktu adalah sebuah kewajiban untuk kemajuan negara, seperti infrasturktur jalan, jembatan, sekolah, dan lain-lain.

Kemudian kemajuan di bidang pertahanan dan keamanan meliputi bangunan, senjata, dan lainnya. Serta subsidi pangan dan bahan bakar. Dengan beragam kemudahan yang kini ditawarkan pemerintah, termasuk dalam lapor pajak online, seharusnya masyarakat juga bisa memanfaatkannya dengan baik agar tidak terjadi tunggakan pajak yang bisa menghambat pertumbuhan negara Indonesia. Demikian adalah penjelasan lengkap mengenai cara lapor pajak online tahunan sesuai aturan 2021.