Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

12 views

Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

Usaha berjualan sayur-sayuran merupakan jenis bisnis yang tidak asing lagi di masyarakat di Indonesia. Bisnis ini sudah ada sejak lama. Pada waktu dahulu, usaha berjualan sayur-sayuran sering dilakukan menggunakan gerobak keliling sampai di warung tradisional.Dan seiring perkembangan jaman, usaha jualan sayur-sayuran semakin berkembang pesat. Ada yang berjualan sayur-sayuran menggunakan sepeda motor sampai mobil. Hingga ada yang jualan sayuran di supermarket dan pasar modern.

Dahulu kala mungkin anda menganggap rendah bisnis sayuran. Bisnis ini dipandang sebelah mata karena keuntungan kecil. Kenyataan saat ini di tahun 2020 berbanding terbalik 180 derajat. Usaha berjualan sayur-sayuran menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Banyak pelaku bisnis ini yang meraup untung besar sampai jutaan rupiah per hari.

Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

Keuntungan Usaha Jualan Sayuran

Bisnis berjualan sayur-sayuran dikenal sebagai usaha yang menjanjikan dan memiliki prospek cerah. Hal tersebut berdasarkan fakta-fakta di bawah ini :

  • Sayur-sayuran termasuk kebutuhan utama harian setiap rumah tangga
  • Permintaan yang sangat besar dari masyarakat kota dan desa terhadap sayur-sayuran sebagai makanan teman nasi harian
  • Pasokan sayur-sayuran yang sangat terbatas. Apalagi ketika musim kemarau. Sehingga harga jual sayur-sayuran melonjak tinggi.
  • Modal kecil

Untuk memulai usaha berjualan sayuran tidak perlu modal besar. Anda dapat memulainya dengan modal kecil. Dengan menjual jenis sayur-sayuran yang banyak dicari ibu rumahtangga. Seperti tahu, bawang merah, bawang putih, lalapan, bayam, tauge, lauk asin, krupuk dll.

  • Mudah dijalankan

Bisnis berjualan sayur-sayuran sangat mudah dijalankan. Anda dapat berjualan sayur-sayuran di teras rumah, keliling menggunakan sepeda motor, mobil, jalan kaki maupun secara online. Sedangkan untuk pasokannya dapat anda peroleh di petani langsung atau suplier yang berada di pasar induk.

Demikian beberapa kelebihan atau keuntungan usaha berjualan sayur-sayuran di masyarakat. Selain keuntungan terdapat pula kekurangan. Salah satu kekurangan usaha jualan sayur-sayuran yang harus diantisipasi oleh pelaku bisnis adalah barang yang dijual ini (sayur-sayuran) mudah sekali rusak atau memiliki jangka waktu tertentu.

Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

Untuk mencapai keberhasilan dalam bisnis sayur-sayuran diperlukan strategi yang mumpuni. Berikut tips sukses atau manajemen dan strategi bisnis berjualan sayur-sayuran keliling menggunakan sepeda motor maupun mobil, antara lain:

  • Menjalin hubungan baik dengan konsumen hingga menjadi pelanggan tetap
  • Promosi secara online. Untuk menjangkau pasar lebih luas maka anda bisa berjualan sayur secara online. Misalkan jualan sayur menggunakan media sosial, blog, maupun marketplace
  • Harga bersaing. Memang tidak mudah untuk menjual sayur-sayuran ke konsumen dengan harga termurah. Karena akan memperkecil laba. Padahal hal itu mesti dilakukan supaya usaha dagang sayur keliling dapat laris manis dan memperbanyak pelanggan yaitu dengan memberikan harga termurah.

Untuk memperoleh sayur mayur yang segar dengan harga paling murah tentu tidak mudah. Anda bisa membeli sayur-sayuran dari pengepul atau petani langsung. Kalau ingin lebih murah lagi harga sayur apakah bisa? tentu anda bisa mendapatkannya seiring semakin banyak informasi dan relasi.

Penentuan harga sayur sangat penting. Ini merupakan penentu kesuksesan bisnis sayuran. Kalau harga sayur-sayuran terlalu mahal pastinya konsumen akan enggan untuk membelinya di gerai anda. Mereka lebih memilih membeli sayur-sayuran dengan harga lebih murah atau kalau bisa termurah dengan kualitas yang sama. Hal ini tak terlepas dari sifat dasar manusia sebagai makhluk ekonomis yang ingin selalu mengambil untung.

  • Produk sayur-sayuran yang segar. Setiap konsumen mengharapkan sayur-sayuran yang dibelinya dalam kondisi segar. Karena akan lebih enak dikonsumsi dan lebih aman dan menyehatkan. Pastikan anda menjual sayur-sayuran dalam keadaan segar. Lalu bagaimana cara mendapatkan produk sayur-sayuran yang lebih segar? Anda dapat membelinya langsung ke petani atau pasar induk dan supplier.
  • Lengkap. konsumen akan memilih untuk membeli sayur-sayuran di pedagang sayuran yang menyediakan berbagai macam sayuran secara lengkap. Dari melihat sayuran jenis lain akan membuat konsumen membeli sayuran jenis lain yang menarik hati. Mereka tidak usah jauh-jauh mencari sayuran yang dibutuhkannya. Karena mereka akan mendapatkannya di gerai usaha sayuran anda.
  • Mangkal di rumah. Selain berjualan sayur-sayuran secara keliling berjalan kaki, menggunakan mobil, gerobak atau sepeda motor maka anda bisa jualan sayuran di rumah tepatnya di teras atau halaman rumah. Cara ini lebih praktis dan mudah tanpa perlu menyewa lokasi usaha di tempat strategis. Target pasarnya adalah kalangan ibu rumahtangga yang berdekatan dengan rumah anda yang setiap hari selalu memasak di dapur.
  • Menyediakan Freezer

Untuk memulai bisnis sayuran, anda mesti mempersiapkan terlebih dahulu kulkas. Hal ini berguna supaya sayur-sayuran dapat awet dan tahan lama. Dengan kulkas ini, sayur-sayuran akan tetap segar dalam waktu sangat lama. Usaha jualan sayuran tanpa adanya freezer mustahil akan berjalan lancar. Karena produk sayuran mudah rusak dan basi tanpa lemari es sebagai pengawet.

  • Jualan sayuran grosiran

Jika selama ini anda berjualan sayur mayur secara eceran maka cobalah untuk memperluas dan mengembangkan keuntungan dengan cara berjualan sayur-sayuran secara grosiran. Dengan demikian, target pasar semakin luas. Bukan hanya konsumen terakhir tapi juga para pedagang sayuran. Untuk membuka bisnis sayuran secara grosir sangat berbeda dengan jualan sayuran eceran. Modal usaha yang diperlukan lebih besar ketimbang bisnis sayur eceran.

Bagi anda yang menekuni usaha sayur-sayuran secara grosir maka itu merupakan langkah bagus. Karena akan lebih mempercepat keuntungan bisnis yang lebih besar. Salah satu caranya dengan menerapkan harga yang lebih murah atau harga sayur grosiran. Anda bisa mengambil keuntungan sebesar Rp 500 sampai Rp 1000 per kg sayuran. Keuntungan sedikit, namun jumlah penjualan sangat banyak yang berarti keuntungan besar akan mudah didapat.

  • Kemasan menarik

Bagi anda yang berbisnis sayuran secara toko online perlu memperhatikan kemasan. Pastikan anda mengemas sayuran dengan kemasan yang menarik dan rapi. Karena hal itu akan meningkatkan nilai jual sayuran dan membuat daya tarik beli konsumen terhadap sayuran tersebut. Sebagai contoh : kemasan sayuran menggunakan plastik yang hampa udara. Selain penampilan sayuran lebih menarik juga mampu membuat sayuran lebih awet dan tahan lama.

  • Pelayanan yang memuaskan

Salah satu strategi bisnis sayuran yang efektif dan wajib diterapkan adalah memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen. Contohnya pelayanan sangat cepat, ramah, harga lebih murah, pembelian dalam jumlah tertentu bisa dikirim gratis 24 jam, gratis biaya ongkir, dan murah senyum.

Macam-Macam Sayuran yang Dapat Dijual

Setelah mengetahui manajemen dan strategi bisnis sayuran beserta tips sukses maka berikutnya anda bertanya jenis sayuran apa saja yang dapat dijual? pada dasarnya semua jenis sayuran dapat dijual kepada masyarakat, seperti:

-Sayur bayam. Tanaman bayam dapat dijadikan olahan sayur bayam kuah yang nikmat

-Kangkung. Sayuran ini sangat laris dibeli ibu rumah tangga yang berguna untuk menjaga kesehatan

-Timun. Masyarakat sering menjadikan campuran gado-gado, rujak, batagor dan lalapan.

-Cabai, merupakan sejenis sayuran WAJIB bagi warga +62 dikarena kan sudah menjadi kebiasaan di lidah, tanpa rasa Pedas, maka makanan tidak akan ada artinya…

-Terong. Sejenis sayuran yang banyak mengadung gizi dan banyak mengadung manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh, diantaranya seperti: mengendalikan kadar gula darah dan kolestrol.

-Seledri. Sayuran ini sering dijadikan bahan tambahan di satu makanan atau sup

-Frozen food atau makanan beku. Yang meliputi nugget, dan sosis

-Tahu. Ini merupakan bahan makanan yang wajib dibawa oleh penjual sayur-sayuran. Karena banyak peminatnya bagi ibu rumah tangga. Tahu sering diolah menjadi pepes tahu, tahu goreng, sayur tahu dan lain sebagainya.

-Tempe. Tempe juga tak kalah dengan kuliner tahu yang mesti wajib dibawa oleh pedagang sayuran. Karena sayuran jenis ini selalu laris manis sama seperti tahu. Tempe menjadi bahan baku untuk pembuatan tempe goreng, dan sayur tempe.

Baca Juga: 5 Cara Memulai Usaha Catering Yang Menguntungkan

Gallery for Manajemen dan Strategi Bisnis Sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *