Modus Penipuan Online Bisa Dicek Lewat Nomor Rekening, Ini Triknya

Modus Penipuan Online Bisa Dicek Lewat Nomor Rekening, Ini Triknya!

27 views

Modus Penipuan Online

Modus penipuan online sekarang ini semakin beraneka ragam. Salah satunya bisa melalui SMS. Anda bisa mengecek ponsel setiap waktu, sudah berapa banyak kiriman SMS penipuan yang diterima setiap bulan? Isi pesannya bermacam-macam, mulai dari menawarkan pinjaman online, undian berhadiah, perbaikan data, investasi, dll.

Ini adalah bukti sederhana bahwa ternyata masih banyak kejahatan yang terjadi di dunia maya melalui SMS. Selain modusnya dilakukan lewat pesan singkat SMS, sekarang ini penipuannya juga aktif dilakukan lewat sosial media. Ada banyak akun sosial media fiktif yang membuat profil dan konten persis dengan akun perusahaan resmi.

Itu artinya modus penipuan saat ini semakin canggih karena dapat membuat korbannya tergiur dan melakukan tindakan kejahatan cyber crime melalui media tersebut. Bahkan ada juga beberapa korban yang sampai mentransferkan sejumlah uang ke rekening tersangka hingga akhirnya mereka merasa dirugikan.

Waspada Terhadap Modus Penipuan Online

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa saat ini modus penipuan online sedang ramai sekali. Sebagai contoh pernah terjadi kasus penipuan lelang online menggunakan nama PT Pegadaian. Dalam akun sosmed palsu tersebut penipu menggunakan foto lelang berupa logam mulia dan perhiasan seberat 5 gr dengan harga 50% dibawah harga aslinya.

Bila ada yang berminat, calon korban langsung diarahkan menghubunginya lewat direct message atau WhatsApp. Dengan harga yang terpaut jauh dari harga aslinya, seharusnya para korbannya tahu bahwa hal tersebut sangat tidak masuk akal. Sayangnya masih banyak yang tergiur dengan harganya.

Cara Aman agar Nomor PIN Bebas dari Pembobolan

Akhirnya banyak korban terperangkap dengan kasus modus penipuan online tersebut. Banyak dari mereka mengirim uang melalui transfer bank untuk membeli logam mulia itu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya jangan tergiur dengan rayuan penipu online dengan mengirim uang sampai data pribadi, seperti pin, kode OTP, dan nomor rekening.

Maka dari itu, lakukan pengecekan nomor rekening mereka lewat cekrekening.id untuk melihat apakah nomor yang bersangkutan pernah digunakan untuk melakukan tindakan kriminal atau tidak. Website tersebut dibuat khusus oleh pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sehingga sudah pasti dijamin kevalidannya.

 

Cara Mengecek Rekening Modus Penipuan

Apa sih cekrekening.id itu? Ini adalah portal khusus dari Kemenkominfo. Tujuannya adalah supaya para masyarakat Indonesia merasa terbantu bila ingin mengecek nomor rekening yang bersangkutan bermasalah atau tidak. Jadi dengan menggunakan layanan tersebut, mereka bisa tahu apakah nomor rekening yang bersangkutan terindikasi tindakan kriminal atau tidak.

Bagaimana menggunakannya? Cara menggunakannya sangat sederhana! Anda bisa langsung mengakses web resminya langsung. Sehingga Anda akan melihat ada 2 kolom di halaman muka yang harus diisi. Kolom yang pertama bisa diisi dengan nama bank yang bersangkutan. Sedangkan kolom di bawahnya berisi tentang nomor rekening yang mau dicek.

Bila sudah, Anda bisa langsung memilih “periksa rekening”. Tunggu saja sebentar, maka informasi yang dibutuhkan akan muncul pada website tersebut. Isinya adalah informasi tentang nomor rekening yang dicek tersebut pernah dilaporkan karena tindak kriminal sebelumnya atau tidak. Sehingga dari sini Anda bisa melihat keamanan dari nomor rekening yang bersangkutan tersebut secara langsung dan gratis.

Waspada! Inilah 5 Modus Penipuan di ATM Paling Ramai

Cara Lapor Tindakan Kriminal

Fasilitas lain yang ditawarkan oleh layanan cekrekening.id adalah Anda juga bisa melaporkan nomor rekening yang sudah melakukan tindakan kejahatan. Misalnya pernah mengalami tindakan penipuan dengan mengirim sejumlah uang ke nomor rekening tertentu. Maka sekarang saatnya melaporkan aksi kejahatan tersebut lewat situs cekrekening.id.

Untuk melaporkannya, buka dulu situsnya sehingga di menu halaman utama website tersebut pilih saja menu laporkan nomor rekening. Setelah itu, Anda bisa mengisi selengkapnya tentang data yang dibutuhkan untuk melaporkan kejadian tersebut. Yaitu, nomor rekening orang yang bermasalah, nama pemilik rekening, serta kronologi aksi penipuannya.

Setelah itu, Anda bisa melampirkan bukti kejahatan yang pernah dilakukan pada laporan tersebut berbentuk gambar atau dokumen. Semua bukti tersebut bisa diunggah langsung di halaman yang tersedia secara langsung untuk membuktikan kebenaran dari aksi kejahatannya tersebut sebelumnya.

Demi memudahkan pelapor, maka sekarang ini pihak Kemenkominfo juga menyediakan nomor kontak yang dapat dihubungi lewat nomor telepon 0822-1010-1112 atau (021) 384 5786. Anda bisa menghubunginya langsung untuk melakukan konsultasi, atau bisa juga menghubunginya melalui email di alamat cybercrimes@mail.kominfo.go.id.

Modus Penipuan Menggunakan Nomor Rekening

Pemanfaatan nomor rekening untuk melakukan tindakan kejahatan ini ternyata tidak hanya sekedar menyasar pada aksi jual beli online ataupun pengiriman pesan singkat (SMS) secara acak dengan meminta korbannya mengirim uang lewat transfer. Namun berdasarkan laporan dari Kemenkominfo dalam situs resminya di cekrekening.id menyebutkan ada sejumlah tindakan kejahatan yang melibatkan nomor rekening, yaitu:

  1. Investasi palsu.
  2. Penipuan
  3. Terorisme
  4. Obat terlarang dan narkotika.
  5. Dan kejahatan yang lainnya.

Meski tidak ditemukan adanya laporan nomor rekening yang bersangkutan, sebaiknya Anda harus tetap waspada ketika melakukan transfer uang lewat rekening. Peringatan tersebut dihimbau secara langsung oleh pihak Kemenkominfo supaya tidak ada lagi korban yang merasa dirugikan karena modus penipuan menggunakan nomor rekening bank.

Cara Menghindari Penipuan Menggunakan Nomor Rekening

Karena saat ini tindakan kriminal menggunakan nomor rekening sedang ramai, sebaiknya berhati-hatilah saat melakukan transaksi online menggunakan nomor rekening. Maka dari itu supaya terhindar dari aksi kejahatan seperti itu, sebaiknya simak tipsnya di bawah ini supaya tidak menjadi korban selanjutnya!

  1. Tidak dapat dipungkiri bila hampir setiap orang pasti tergoda dengan harga yang murah saat membeli barang apapun. Namun sebaiknya jangan tergiur dengan hal tersebut di internet. Perbedaan harga melebihi harga pasar dengan selisih 50% atau lebih harus diwaspadai. Karena bisa jadi itu merupakan salah satu modus penipuan terbaru.
  2. Sebelum melakukan transfer uang, cari tahu rekam jejak sang penjual terlebih dahulu. Anda bisa mengeceknya dari testimoninya untuk melihat berapa banyak feedback positif dan negatif dari toko tersebut.
  3. Supaya lebih aman, gunakan e-commerce yang terpercaya saat melakukan belanja online. Sehingga ada pihak ketiga yang akan bertanggung jawab bila ternyata barang pesanan Anda tidak kunjung tiba.
  4. Jangan lupa cek nomor rekening penjual untuk menghindari aksi penipuan melalui transfer bank, bila Anda berbelanja online tidak lewat e-commerce. Caranya ketikkan nomor tersebut pada mesin pencari. Karena biasanya bila nomornya bermasalah akan langsung mengaitkan pada berita kriminal di hasil pencarian tersebut. Disamping itu, Anda juga bisa mengeceknya lewat cekrekening.id.
  5. Poin terakhir, simpan semua bukti transaksi dengan penjual, beserta percakapannya untuk mengantisipasi bila terjadi hal buruk yang tidak diinginkan.

Meski saat ini modus penipuan lewat nomor rekening sedang marak, namun sebaiknya jangan pernah takut berbelanja online. Asal tahu cara amannya, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Jadi supaya tetap aman sebaiknya lakukan pengecekan dulu nomor rekeningnya sebelum melakukan transaksi. Jangan terburu-buru melakukan pembayaran lewat transfer bank sebelum melakukan pengecekan. itulah sedikit informasi mengenai modus penipuan online, semoga kita semua selalu waspada terhadap segala modus penipuan online, dan segera hubungi satuan Cybercrime apabila menemui tanda-tanda yang mencurigakan.

Baca Juga: Cara Aman agar Nomor PIN Bebas dari Pembobolan