Peraturan Baru BPJS Kesehatan Membuat Fasilitasnya Berkurang, Ini Solusinya

Peraturan Baru BPJS Kesehatan Membuat Fasilitasnya Berkurang

Peraturan Baru BPJS Kesehatan Membuat Fasilitasnya Berkurang

Saat harus berhadapan dengan penurunan fasilitas, tentunya hal ini membuat semua orang rela melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan layanan sesuai dengan kebutuhannya. Terutama ketika membicarakan tentang kesehatan, semua orang pasti ingin terbebas dari segala permasalahan kesehatan dan kebutuhan medis lainnya sampai tuntas.

Salah satunya adalah masalah persalinan. Sayangnya baru-baru ini BPJS Kesehatan mengeluarkan peraturan baru BPJS Kesehatan secara resmi tentang fasilitas layanan yang diberikannya selama ini. Hal tersebut dikarenakan BPJS Kesehatan akan mengalami defisit sampai dengan Rp16,5 T. Sehingga dibutuhkan solusi untuk mengatasinya dengan cara membuat peraturan baru.

Peraturan Baru BPJS Kesehatan

Peraturan baru yang dimaksud dalam BPJS Kesehatan tersebut tertulis dalam Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan atau disingkat dengan Perdirjampel. Peraturan tersebut tertulis di nomor 2, 3, dan 5 pada tahun 2018. Di bawah ini adalah bunyi peraturan baru yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan saat ini, antara lain:

  1. Bayi yang baru dilahirkan dengan kondisi sehat baik melalui operasi caesar atau normal, dengan atau tanpa penyulit, maka biayanya akan dibayar dalam 1 paket persalinan saja.
  2. Penderita yang mengalami penyakit katarak baru akan dijamin oleh BPJS Kesehatan bila virusnya masih dibawah dari 6/18 dan jumlah operasinya dibatasi menggunakan kuota.
  3. Untuk tindakan rehabilitasi medis akan dibatasi paling banyak 2 kali dalam seminggu atau setidaknya hanya 8 kali dalam 1 bulan. Jadi pastikan tindakan rehabilitasinya tidak melebihi dari batasan yang ditentukan.

Melihat hal tersebut, maka inti dari peraturan BPJS kesehatan yang terbaru adalah untuk memperbaiki tingkat fasilitas layanan yang diberikannya selama ini. Sehingga fasilitas kesehatan menjadi berkurang atau tidak sepenuhnya selama ini tetap menjadi pertanggungannya, tanpa menghilangkan komposisi utama fasilitas yang diberikannya.

Namun meski begitu, bila fasilitas layanannya berkurang, artinya Anda harus menanggung biayanya sendiri bila ingin mendapatkan fasilitas kesehatannya secara penuh. Itu artinya Anda harus mempersiapkan dana kesehatan sejak dini bila ingin mendapatkan jaminan lebih terhadap kondisi kesehatan Anda.

Cara Mengatasi Peraturan BPJS Kesehatan yang Terbaru

Sebenarnya meski peraturan baru BPJS Kesehatan telah diubah atau menjadi dipersempit, namun tetap saja masih ada jalan menuju Roma. Peribahasa seperti ini sudah sewajarnya terus diingat bila ingin mendapat apa yang Anda inginkan. Maka dari itu jangan pernah merasa putus asa dan menyerah begitu saja meski fasilitas layanan kesehatannya tidak diberikan sampai tuntas sepenuhnya seperti dahulu kala.

Jadi bila saat ini fasilitas layanan kesehatan dari BPJS mulai berkurang karena asuransi tersebut merupakan subsidi dari pemerintah, maka bukan berarti bila Anda akan kekurangan dan tidak mendapatkan layanan kesehatan seperti yang dibutuhkan. Masih ada cara lain untuk mendapatkan fasilitas layanan kesehatan sesuai kebutuhan dengan lengkap.

BPJS Tidak Menanggung Semua Biaya Kanker, ini Solusinya

Yaitu dengan cara melengkapi fasilitasnya dengan mengikuti asuransi kesehatan swasta yang lainnya. Dengan begitu Anda masih bisa mendapatkan layanan kesehatan lainnya yang tidak didapatkan dari BPJS Kesehatan secara penuh. Hal seperti ini sangat penting sekali, mengingat bila berbicara tentang kesehatan dan perawatannya, tentunya hal tersebut tidak dapat ditawar lagi.

Karena bila Anda ingin segera sembuh, otomatis ada dana yang perlu disiapkan supaya tidak berlama-lama menahan rasa sakit. Caranya adalah pilih tambahan asuransi kesehatan sesuai kebutuhan. Namun sebaiknya jangan asal memilihnya, mengingat sekarang ini ada banyak layanan kesehatan yang ditawarkan oleh pihak asuransi kesehatan swasta.

Cara Memilih Asuransi Kesehatan sesuai Kebutuhan

Mempunyai asuransi kesehatan lebih dari 1 artinya beban biaya premi yang wajib dibayar setiap bulan semakin bertambah. Namun meski begitu sebenarnya tidak ada yang sia-sia bila suatu saat nanti Anda memang membutuhkannya. Anda masih bisa mencari biaya premi termurah, mulai dari Rp13 ribu per bulan dengan nilai pertanggungan sampai Rp1 M.

Perlu diketahui bila biaya pengobatan umumnya jauh lebih besar bila dibandingkan dengan biaya preminya setiap bulan. Terlebih bila Anda harus melakukan perawatan medis yang super mahal. Maka dari itu untuk mengantisipasinya, perhatikan tips di bawah ini!

  1. Sebaiknya pilih asuransi kesehatan lainnya yang dapat menutup fasilitas kekurangan dari BPJS Kesehatan. Sehingga Anda tetap mendapatkan layanan yang sesuai kebutuhan dan tidak boros uang untuk membayar preminya setiap bulan.
  2. Pilih asuransi yang dapat menanggung biaya kebutuhan persalinan. Sehingga Anda bisa merasa tenang dan memiliki jaminan ketika ada masalah perawatan dan biaya sesudahnya. Maka dari itu pilih asuransi kesehatan swasta yang dapat membantu proses persalinan tersebut.
  3. Pilih asuransi kesehatan yang dapat menanggung biaya untuk operasi katarak. Bila Anda butuh pertanggungan penuh terhadap masalah mata, seperti katarak misalnya, maka cari asuransi yang dapat memberi pertanggung jawaban penuh terhadap hal tersebut.
  4. Pilih asuransi yang mampu memberikan pertanggungan terhadap biaya perawatan atau rehabilitasi sesudah tindakan medis secara penuh. Sehingga dengan cara ini Anda akan merasa lebih aman karena mendapatkan jaminan penuh dari asuransi swasta tersebut.

Contoh Rekomendasi Asuransi Kesehatan Swasta

Seperti yang diketahui bahwa saat ini fasilitas layanan asuransi BPJS Kesehatan mulai berkurang. Maka dari itu untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, sebaiknya tambahkan jaminan kesehatan dengan mengikuti asuransi kesehatan swasta lainnya. Di bawah ini adalah contoh asuransi kesehatan swasta yang dapat dipilih, antara lain:

  1. Nilai pertanggungan asuransi ini mencapai Rp1 juta per hari untuk biaya rawat inap. Sedangkan pertanggungan biaya harian rawat inap saat berada di rumah sakit mencapai Rp2 juta per hari (penyakit tropis).
  2. Asuransi ini memberikan jaminan pertanggungan santunan harian rawat inap sebesar Rp500 ribu, sedangkan santunan meninggal dunia sebesar Rp15 juta. Sayangnya Simasnet tidak memberi pertanggungan terhadap perawatan di rumah sakit, cacat tetap, dan penyakit kritis.
  3. Asuransi ini menawarkan biaya 1 premi untuk semua anggota keluarga maksimal 5 orang. Semua penyakit akan dicover, termasuk HIV dan AIDS.
  4. Dalam asuransi ini meliputi layanan rawat inap, rawat gigi, rawat jalan, persalinan, kacamata, medical check up, dll.
  5. Layanan yang diberikan meliputi rawat inap dengan biaya kamar sampai Rp1,5 juta per hari maksimal 1 tahun. Kemudian rawat inap Rp2,5 juta per hari di ruang ICU maksimal 30 hari, dll. Masih banyak layanan lainnya yang menarik tergantung dari biaya preminya.

Meski fasilitas yang diberikan oleh BPJS Kesehatan semakin menyusut, namun hal ini tidak berarti pemilik preminya kehilangan jaminan perlindungan kesehatan secara penuh. Maka dari itu persiapkan segalanya sejak dini supaya Anda bisa memastikan kesehatan selalu terlindungi dengan baik.

Maka dari itu bila Anda ingin menutup kekurangan pertanggungan dari BPJS kesehatan, solusinya adalah cari asuransi kesehatan lainnya. Sehingga segala kebutuhan kesehatan tetap terlindungi dan terpenuhi dengan baik. Dengan begitu Anda bisa terbebas dari rasa khawatir terhadap biaya pertanggungan ketika membutuhkannya disaat terkena musibah.

Baca Juga: Cara Aman agar Nomor PIN Bebas dari Pembobolan

 

You May Also Like

About the Author: ares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *