Perbedaan Investor dan Trader Yang Tak Banyak Diketahui
Perbedaan Investor dan Trader Yang Tak Banyak Diketahui

Perbedaan Investor dan Trader Yang Tak Banyak Diketahui

19 views

Menggeluti pasar sekunder, akan membuat akrab dengan istilah investor atau trader. Keduanya adalah pekerjaan yang menggeluti aktivitas transaksi dan fluktuasi saham. Namun demikian, tak banyak juga yang mengetahui perbedaan investor dan trader. Beberapa pembanding di bawah ini akan menjelaskan perbedaan pada keduanya:

Definisi

Melihat dari definisinya saja, pasti akan jelas terlihat perbedaan investor dan trader di pasar saham. Investor, berasal dari kata ‘invest’, artinya para pelaku transaksi ini memang bertujuan untuk menanam investasi di pasar saham. Lebih jauh lagi, seorang investor saham membutuhkan analisis yang mendalam untuk menentukan saham mana saja yang cocok untuk dijadikan ladang investasi.

Lain halnya dengan para trader. Melihat pengertian ‘trade’ yang terfokus pada perdagangan, artinya perlakuan transaksinya hanya terfokus pada besaran margin yang menguntungkan. Meskipun membaca fluktuasi saham pun memerlukan Analisa tersendiri, namun bagi seorang trader, memilih saham untuk dibeli tidaklah terlalu penting. Karena toh, akan segera dijual ketika sudah memberikan capital gain.

Tujuan Transaksi

Tujuan investasi tentu berbeda dengan tujuan mendapat dagang. Para investor yang menyengaja berinvestasi saham, tidak akan meletakkan sepenuhnya sumber penghasilan dari penghasilan penjualan saham. Hal ini karena para investor adalah orang yang serius dengan rencana. Sehingga, tujuan investor terjun ke pasar sekunder adalah keuntungan berlipat yang diraup dalam jangka panjang, dengan buy and hold.

Hal ini tentu berbeda dengan tujuan ‘dagang’ saham yang berprinsip buy and sell. Meskipun kecil, keuntungan dari transaksi saham akan selalu menjadi ladang cuan yang siap diambil setiap harinya. Umumnya trader hanya melakukan transaksi dalam jangka pendek, dan dengan sangat fokus pada keuntungan harian. Pada sebagian orang, keuntungan ini merupakan sumber penghasilan utama untuk hidup.

Sudut Pandang Investasi

Karena fokus pada keuntungan jangka panjang, maka seorang investor tidak terlalu mengambil pusing pada fluktuasi harga saham, terlebih pada fase harian. Investor memandang penanaman modal adalah sebuah strategi mengelola dan mengamankan aset hari ini, agar kembali dalam value yang sesuai nilainya di masa depan.

Rumusan time value of money bukanlah pedoman bagi seorang trader saham. Meskipun pakem tersebut sudah menjadi standar pada setiap bentuk investasi, namun bagi trader, menanam uang di pasar saham merupakan sebuah aktivitas untuk segera mendapat tambahan dalam waktu cepat. Jika keuntungan bisa didapat dalam waktu singkat, mengapa harus berlama-lama bermain di jangka panjang.

Cara Memilih Saham

Karakteristik yang berbeda juga terlihat pada keduanya ketika memilih saham. Analisa mendetail tentang valuasi, akan benar-benar diperhitungkan oleh investor sebelum memilih atau membeli saham. Rasio dalam mengukur valuasi pun masih diperbandingkan antara satu saham dengan saham yang lain. Itulah sebabnya, kebanyakan saham yang dipilih adalah kategori blue chip, yang juga dibeli secara periodik.

Namun tidak demikian dengan aktivitas trading. Perburuan margin keuntungan akan memfokuskan pada saham-saham yang aktif bergerak. Tidak perlu memperhatikan big cap, yang terpenting adalah saham tersebut aktif di second liner. Aktivitas beli pun bisa dilakukan dengan cepat, bahkan menjualnya kembali dalam tempo kurang dari satu bulan.

Pengambilan Manfaat

Pembeda berikutnya akan terlihat bagaimana seorang investor mengambil manfaat dari transaksi saham yang dia geluti. Terjun dalam jangka panjang membuat investor tidak sekadar mencicipi capital gain yang besar, tetapi juga deviden, keuntungan dari pemecahan saham, atau bonus lainnya. Sementara para trader hanya fokus pada margin keuntungan yang harus segera bisa dinikmati dalam waktu singkat.

Dengan memahami perbedaan investor dan trader, seseorang akan bisa menentukan tujuannya berkecimpung di pasar sekunder. Meskipun keduanya sama-sama fokus pada keuntungan, namun secara fundamental, ada strategi mendalam yang dimiliki seorang investor yang tidak ada pada trader.

Baca Juga: Cara Trading Forex Pemula Anti Gagal