Hati-hati 5 Resiko Investasi Saham Bisa Merugikan
Resiko Investasi Saham

Hati-hati 5 Resiko Investasi Saham Bisa Merugikan

0 views

Resiko Investasi Saham

Saham memiliki keuntungan yang besar dapat digunakan sebagai sarana berinvestasi. Meskipun begitu resiko investasi saham keberadaannya juga cukup tinggi, sehingga perlu berhati-hati. Sekarang ini banyak orang yang menggunakannya dan membuat instrumen ini tidak asing dikalangan masyarakat. Berikut dijelaskan 5 resiko investasi saham agar lebih cermat saat memainkannya, antara lain:

1. Adanya Capital Loss

Peristiwa yang akan sering ditemui adalah harga jual menjadi lebih rendah dibandingkan harga aslinya ketika membeli saham. Hal ini disebabkan pergerakan harga yang terjadi itu setiap hari, jadi setiap saat tanpa terduga bisa terkena capital loss. Kerugian yang dialami itu tergantung dengan besarnya saham yang dimiliki.

Setiap investor berbeda-beda, tapi penurunan harga ini sangat merugikan kebanyakan pihak. Memantau setiap gerak yang terjadi sangat diperlukan, agar tidak ketinggalan dengan segala peristiwa yang terjadi. Apapun yang terjadi usahakan tetap berpikiran jernih, agar tidak larut dalam dampak buruk yang berlangsung.

2. Terjadi Likuidasi

Resiko paling parah dan mengesalkan ketika menaruh saham pada perusahaan yang mengalami kebangkrutan. Hal ini biasanya dinyatakan oleh pihak pengadilan dan tidak dapat diselamatkan lagi. Apabila terdapat sisa barang dari perusahaan itu, maka investor akan mendapatkan sedikit bagian likuidasi.

Sayangnya jika tidak ada barang yang bisa digunakan oleh perusahaan untuk likuidasi ini, investor tidak akan mendapatkan apa-apa serta dinyatakan rugi total. Jadi, teliti dalam memilih perusahaan itu sangat diperlukan. Supaya tidak terjadi hal yang membuat semua harta investasi habis tanpa sisa.

3. Peristiwa Suspensi

Terlihat jelas bahwa resiko investasi saham salah satunya suspensi. Maksudnya terdapat pembekuan pada saat melakukan suatu transaksi yang terjadi begitu saja. Lama terjadinya kegiatan suspensi ini tidak dapat ditetapkan dengan mudah, karena berbeda-beda. Mulai dari beberapa hari, mingguan hingga bulanan dan satu-satunya jalan menunggu selesai suspensi.

Tujuan dari adanya peristiwa ini adalah setiap investor yang terkena bisa melakukan pertimbangan kembali tentang setiap langkah yang diambil. Bukan hanya itu, pelakunya juga harus mengerti secara menyeluruh tentang informasi yang diberikan. Jadi tidak bisa sembarangan.

4. Fluktuasi Harga Saham

Saham sama hal berdagang, pasti ada naik dan turunnya. Resiko satu ini juga sering terjadi, sehingga para investor harus pandai dalam mengatasinya dengan bijak. Semua yang terjadi tidak bisa menyalahkan pihak lain. Hal ini karena harganya setiap hari berubah dan belum tentu menemukan harga yang sama.

Ada dua kejadian yang menyebabkan hal ini bisa muncul. Pertama, disebabkan oleh resiko yang sistematik dan penyebab kedua yaitu resiko yang non sistematik. Bedanya jika sistematik itu menyeluruh, jadi semua saham bisa terkena resiko ini. Apabila non sistematik itu hanya perusahaan tertentu, jadi skala kecil yang terkena imbasnya.

5. Tidak Dapat Dividen

Hasil dari suatu saham pada perusahaan itu dividen. Dapatnya memang sedikit, jadi jarang yang menghiraukannya. Padahal jika diamati dan bagian untuk investor itu bisa ditabung. Segala sesuatu dalam ukuran kecil, apabila dikumpulkan akan menjadi banyak dan bisa berguna suatu saat nanti.

Tetapi tidak semua perusahaan memberikan dividen, hanya perusahaan tertentu yang mau. Hal ini karena tidak ada kewajiban dalam pembagian ini. Biasanya terdapat kesepakatan dalam sebuah rapat saham yang diadakan serta ada atau tidaknya dividen ini.

Demikian pembahasan resiko investasi saham bisa dibuat pengetahuan agar tidak tergiur pada keuntungannya saja, tapi mempertimbangkan segala sesuatunya juga. Hal ini akan membuat investor menjadi lebih cerdas juga dalam menyikapi berbagai efek tidak enak yang ditimbulkan.

 

Baca Juga: Tips Investasi Saham Bagi Para Pemula Agar Bisa Sukses